Kamis, 10 November 2011

Manajemen data Telematika

Nama : Ridwan Manurung

NPM : 11108668

Kelas : 4KA17


Apa yang dimaksud dengan ‘Manajemen data Telematika? Menurut DAMA (Demand Assigned Multiple Access), Manajemen Data adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika.



Manajemen Data pada telematika terdiri dari :

1. Manajemen Data Sisi Klien

Manajemen Data yang terjadi pada sisi klien dapat kita pahami pada DBMS dibawah ini.

Mobile DBMS (Embedded/Ultra tiny/Java Database)

Merupakan suatu DBMS yang terdapat pada peralatan bergerak (mobile device). mobile DBMS adalah versi khusus dari sebuah departemen atau perusahaan DBMS. Ini dirancang untuk digunakan dengan remote pengguna yang biasanya tidak terhubung ke jaringan. DBMS memungkinkan mobile akses database lokal dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam, seperti PDA atau PocketPC Palm. Selanjutnya, mobile DBMS menyediakan mekanisme untuk sinkronisasi perubahan basis data jauh terpusat, perusahaan atau departemen server database.


2. Manajemen Data Sisi Server Manajemen Data yang terjadi pada sisi server dapat kita pahami pada versi DBMS dibawah ini.

MODBMS (Moving Object DBMS)

MODBMS (Memindahkan Obyek DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut. Daerah MODBMS merupakan bidang yang belum dijelajahi relatif terhadap RDBMS atau DBMS Spasial di mana beberapa karya yang telah dilakukan dalam standarisasi dan komersialisasi. Ada beberapa penelitian prototipe untuk MODBMS seperti DOMINO tetapi hanya sedikit produk MODBMS komersial. Memindahkan objek dapat diklasifikasikan ke dalam bergerak poin dan bergerak daerah. Memindahkan objek hanya relevan tergantung waktu posisi dalam ruang. Mereka bisa mobil, truk, pesawat terbang, kapal atau ponsel pengguna. Pindah daerah objek bergerak dengan rupa seperti badai, hutan file, tumpahan minyak, wabah penyakit, dan sebagainya. Pindah daerah berubah posisi dan geometri objek dengan waktu sambil bergerak poin hanya berubah posisi benda.

3. Manajemen Data Sisi Client-Server

Jenis dari manajemen data telematika adalah CLIENT-SERVER. Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain. Setiap instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server. Data yang diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering disebut database server, seperi misalnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server.

Client server diaplikasikan pada aplikasi mainframe yang sangat besar untuk membagi beban proses loading antara client dan server. Dalam perkembangannya, client server dikembangkan oleh dominasi perusahaan-perusahaan software yaitu Baan, Informix, Microsoft, Novell, Oracle, SAP, PeopleSoft, Sun, dan Sybase.

Awalnya pengertian client server adalah sebuah system yang saling berhunungan dalam sebuah jaringan yang memiliki dua komponen utama yang satu berfungsi sebagai client dan satunya lagi sebagai server atau biasa disebut 2-Tier. Definisi lain dari client server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengakses server dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuah aplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketika mengakses server dalam suatu jaringan.

Istilah tier dalam server adalah untuk menjelaskan pembagian sebuah aplikasi yang melalui client dan server. Pembagian proses kerja adalah bagian uatama dari konsep client/ server saat ini. Jadi saat ini pembagian kerja pada client dan server telah diatur secara lebih spesifik.

2-tier

Membagi proses load ke dalam dua bagaian. Aplikasi utama secara logika dijalankan atau berjalan pada sisi client yang biasanya mengirimkan request dalam bentuk sintaks SQL ke sebuah database server yang berfungsi sebagai media penyimpanan data.

3-tier

Membagi proses loading antara : komputer client menjalankan graphical user interface (GUI) logic, aplikasi server menjalankan business logic, dan database atau legacy application. Karena 3-tier memindahkan application logic ke server sehingga sering juga disebut sebagai arsitektur fat server.

KARAKTERISTIK CLIENT-SERVER

Client dan Server merupakan item proses (logika) terpisah yang bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk mengerjakan suatu tugas:

  • Service : Menyediakan layanan terpisah yang berbeda
  • Shared resource : Server dapat melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource .
  • Asymmetrical Protocol : antara client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback.
  • Transparency Location : proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client.
  • Mix-and-match : tidak tergantung pada platform
  • Message-based-exchange : antara client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message.
  • Encapsulation of service : message memberitahu server apa yang akan dikerjakan
  • Scalability : sistem C/S dapat dimekarkan baik vertical maupun horizontal
  • Integrity : kode dan data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri.
KEUNTUNGAN CLIENT-SERVER
  • Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
  • Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
  • Semua data disimpan di server Server dapat mengkontrol akses terhadap resources, hanya yang memiliki autorisasi saja.
  • Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit
  • Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.
KELEMAHAN CLIENT-SERVER
  • Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload
  • Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
  • Pada client-server, ada kemungkinan server fail.
  • Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.

Sumber:

http://joanmathilda.wordpress.com/2009/11/29/manajemen-data-sisi-client-server

http://andre46pradita.wordpress.com/2010/11/28

http://kawai-tiramisu.blogspot.com/2010/11/manajemen-data-telematika_8032.html

Kamis, 13 Oktober 2011

TUGAS PENGANTAR TELEMATIKA

Nama : Ridwan Manurung

NPM : 11108668

Kelas : 4KA17


TELEMATIKA

Telematika berasal dari kata Telekomunikasi dan Informatika:

Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian infomasi dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam kaitannya dengan ‘Telekomunikasi’ bentuk komunikasi jarak jauh dapat dibedakan atas tiga :

  • Komunikasi Satu Arah (Simplex).

Dalam komunikasi ini pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi. Contoh : televisi, dan radio.

  • Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam komunikasi ini pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi melalui media yang sama. Contoh : Telepon
  • Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex). Dalam komunikasi ini pengirim dan penerima informasi dapat berkomunikasi secara bergantian Contoh :Handy Talkie, FAX, dan Chat Room

Didalam melakukan telekomunikasi, untuk mendukungnya ada beberapa komponen yaitu:

  • Informasi : Merupakan data yang dikirim/diterima seperti suara, gambar, file, tulisan
  • Pengirim : Merubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim
  • Media transmisi : Alat yang berfungsi mengirimkan dari pengirim kepada penerima. Karena dalam jarak jauh, maka sinyal pengirim diubah lagi / dimodulasi agar dapat terkirim jarak jauh.
  • Penerima : Menerima sinyal listrik dan merubah kedalam informasi yang bisa dipahami oleh manusia sesuai yang dikirimkan.

Analog dan digital

Dalam mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim, ada dua cara pengiriman yang dipakai.

Pertama adalah sinyal analog, mengubah bentuk informasi ke sinyal analog dimana sinyal berbentuk gelombang listrik yang kontinue (terus menerus) kemudian dikirim oleh media transmisi.

Kedua adalah sinyal digital, dimana setelah informasi diubah menjadi sinyal analog kemudian diubah lagi menjadi sinyal yang terputus-putus (discrete). Sinyal yang terputus-putus dikodekan dalam sinyal digital yaitu sinyal "0" dan "1".

Dalam pengiriman sinyal melalui media transmisi, sinyal analog mudah terkena gangguan terutama gangguan induksi dan cuaca, sehingga di sisi penerima sinyal tersebut terdegradasi. Sementara untuk sinyal digital tahan terhadap gangguan induksi dan cuaca, selama gangguan tidak melebih batasan yang diterima, sinyal masih diterima dalam kualitas yang sama dengan pengiriman.

Perkembangan sistem telekomunikasi

Sejak ditemukan telephone oleh Graham Bell, telekomunikasi telah berkembang pesat, bahkan bija jadi tercepat di antara sistem lain. Terutama setelah ditemukan transistor, Integrated Circuit (IC), sistem prosesor, dan sistem penyimpanan.

Sedangkan Informatika merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Beberapa bidang dalam Informatika, termasuk di dalamnya:

  1. Ilmu komputer.
  2. Ilmu informasi.
  3. Sistem informasi.
  4. Teknik komputer.
  5. Aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen.

Secara umum informatika mempelajari dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

Informatika (Inggris: Informatics) merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: sistem informasi, ilmu komputer, ilmu informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi. Aspek dari informatika lebih luas dari sekedar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.

Informatika mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan aplikasi tersendiri. Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek kognitif dan sosial, termasuk tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya. Penggunaan informasi dalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatika, informatika medis, dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan beberapa contoh yang lain dari bidang informatika.

Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek:

  • teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi
  • ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh
  • ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan, pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi dan alat lain yang berbasis komputer.
  • sistem informasi yang mempelajari mengenai teknik pengembangan suatu sistem untuk mengolah berbagai macam informasi yang ada.

Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:

  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Telematika merupakan integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika dimana ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.

Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).

Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).

Kesimpulan:

Telematika (Telekomunikasi dan Informatika) adalah perpaduan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi data maupun informasi dan teknik pengiriman atau penyampaian infomasi dari suatu tempat ke tempat lain baik dengan Komunikasi Satu Arah (Simplex), Komunikasi Dua Arah (Duplex) maupun Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex).


Sumber : http://slametridwan.wordpress.com


Contoh Penerapan Telematika di Kehidupan Sehari-hari :

Online Shop

Online Shop merupakan sebuah sistem jual-beli dimana penjual dan pembeli tidak pernah bertemu secara langsung tetapi memanfaatkan sebuah teknologi telematika, yaitu melalui media internet. Barang yang di jual melalui online shop ditawarkan melalui gambar-gambar yang dapat kita pilih sesuai dengan harga yang tertera di masing-masing gambar. Kemudian pembeli dapat memesannya dan kemudian melakukan pembayaran kepada penjual melalui rakening bank sesuai dengan harga yang tertera. Sistem ini merupakan salah satu contoh dari penerapan telematika dalam kehidupan sehari-hari.


Kamis, 19 Mei 2011

Laporan Kegiatan Intel Teach ICT Training

Pada tanggal 21-25 Januari 2008 kami (DBE2 Jawa Tengah) menyelenggarakan pelatihan ICT (Information Communication and Technology) untuk para guru yang merupakan kerjasama antara DBE 2 USAID dengan Intel Education. Acara yang bertajuk “Intel Teach Training” ini diselenggarakan di PSBG Sukun, SD Gondosari I Kec. Gebog, Kab. Kudus, Jawa Tengah. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih guru dalam mengunakan komputer dalam kegiatan belajar mengajar. Bukan hanya itu, dalam pelatihan ini disentuh pula penguatan metode pengajaran menggunakan ICT serta penguasaan ketrampilan abad ke-21. Selain untuk guru, pelatihan ini ditujukan pula bagi para kepala sekolah, yang membahas tentang implementasi dan langkah tindak lanjut program Intel Teach ini di sekolah masing-masing.

Hadir dalam acara pembukaan antara lain, Vincent P. Costa (selaku Provincial Coordinator DBE2 Central Java), Hadi Sucipto (Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Kudus), Brimy Laksmana (Manajer Pendidikan Intel Indonesia), Basor Suhada (Senior Trainer Intel Teach), Suwito (Kepala Sekolah SD Gondosari I sebagai tuan rumah), Ahmad Sarjita (DLC DBE2 Jawa Tengah), Sunarto (DLC DBE2 Jawa Tengah) serta Winastwan Gora (ICT Coordinator DBE2 Jawa Tengah), Kusriyati (MTT Gebog), Budi Harjo (LRC PSBG Sukun), Sularto (MTT Kaliwungu) dan Fadli (LRC Kaliwungu). Dalam acara pembukaan tersebut dihadiri pula oleh 24 orang kepala sekolah SD binaan DBE2 USAID Jawa Tengah dari dua gugus (yaitu gugus Gebog dan Kaliwungu). Selain itu guru sekolah yang berasal dari dua gugus yang sama (sebayak 24 orang) juga turut hadir.

Setelah acara pembukaan usai, para peserta workshop (yang terdiri dari 24 orang guru) langsung diberi materi oleh Basor Suhada (Senior Trainer Intel Teach). Peserta begitu antusias mengikuti workshop ini, saking asyiknya sampai-sampai mereka malas untuk makan siang. Workshop yang berlangsung dari pukul 08.00 sampai jam 05.00 sore ini tidak membuat para peserta bosan. Malah di pagi harinya (di hari kedua workshop) para peserta telah lebih dulu hadir sebelum kedatangan fasilitator, mereka begitu antusias mengoperasikan komputer yang disediakan untuk mengulang kembali materi yang telah disampaikan di hari pertama.

Salah satu daya tarik yang menjadikan para peserta begitu tertarik dalam mengoperasikan dan menjelajahi komputer adalah adanya koneksi Internet yang disediakan selama workshop berlangsung. Fasilitas hotspot area (koneksi internet wireless/tanpa kabel) ini disediakan oleh Indo.Net Kudus, salah satu ISP (Internet Service Provider) di Kudus. Untuk koneksi internet dari gedung SD Gondosari I ke Indo.Net, kami menggunakan radio/wireless 2.4 GHz. Antena penerima kami pasang diatas Gelanggang Olah Raga (GOR) milik SD tersebut. Kebetulan kekuatan sinyal yang dihasilkan sangat bagus sehingga kemungkinan loss packet-nya kecil, hal ini berarti kualitas koneksi akan bagus. Untuk koneksi ini pihak DBE2 Jawa Tengah hanya membayar koneksi Internet untuk 2 (dua) hari saja, koneksi untuk hari lainnya disediakan gratis oleh Indo.Net sebagai sponsorship. Kecepatan koneksi 256 Kbps dirasa cukup untuk mencukupi koneksi 10 (sepuluh) komputer lebih. Komputer yang disediakan untuk peserta sebanyak 10 (sepuluh) unit dihubungkan menjadi jaringan menggunakan jaringan tanpa kabel (wireless networking). Satu buah wireless Access Point (AP) merek Linksys digunakan untuk membagi akses Internet keseluruh komputer yang ada.

Di hari keempat (Kamis 24/01/2008) di pagi harinya diselenggarakan acara serah terima perangkat ICT sebagai hibah kepada PSBG Sukun. Perangkat ICT yang diserah terimakan antara lain 10 (sepuluh) unit komputer Hawlett-Packard dan 10 (sepuluh) unit UPS (Unteruptable Power System). Perangkat ini diserahkan oleh Vincent P. Costa dan Bapak Arief S. Sadiman (Open University Advisor/ICT Advisor DBE2 Jakarta) kepada Drs. Kadaryono (selaku Ka. UPTD Pendidikan Kec. Gebog Kab. Kudus) disaksikan oleh Hadi Sucipto S.Pd, MM. (Kabid Dikdas Dinas P&K Kab. Kudus). Diharapkan lewat perangkat komputer yang dihibahkan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh para guru di PSBG Sukun dan Kaliwungu untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan ICT dalam pembelajaran.

Pada hari terakhir (25/01/2008) giliran Brimy Laksmana (Manajer Pendidikan Intel Indonesia) memberikan materi kepemimpinan teknologi informasi. Sesi workshop ini sengaja ditujukan bagi kepala sekolah, untuk memberikan pemahaman kepada mereka mengenai pentingnya ICT untuk mendukung proses pembelajaran. Dalam sesi ini pula, masing-masing kepala sekolah diminta pendapat dan ide segar seputar rencana implementasi ICT dan program roll-out Intel Teach di sekolah mereka masing-masing.

Di akhir sesi pelatihan kepemimpinan IT, yang diikuti oleh 24 kepala sekolah, yaitu tepat pada pukul 16.00 diselenggarakan acara penutupan. Acara pelatihan ini ditutup oleh Bapak Arief S. Sadiman, yang selama 4 (empat) hari khusus berada di Kudus untuk mengamati acara ini. Dalam pengarahan beliau berpesan bahwa Teknologi Informasi merupakan alat (tools) yang diibaratkan sebagai senjata (gun), yang dapat memberdayakan dan membuat alat tersebut berguna adalah The Man Behind The Gun (orang yang memegang senjata tersebut). Komputer dapat berdaya guna dalam pembelajaran tergantung kepada guru yang menggunakannya, jadi kecanggihan teknologi bukan patokan keberhasilan sebuah sekolah dalam mengimplementasikan ICT, namun kemampuan dalam mengoptimalkan penggunaan perangkat tersebutlah yang menjadi ukuran keberhasilan implementasi ICT di sekolah.

Sumber :

Pidato Bung Karno untuk Malaysia

Berikut kutipan pidato Sang Proklamator Indonesia tersebut :

Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!

Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu.

Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.

Serukan serukan ke seluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

Yoo... ayoo... kita... Ganjang...
Ganjang... Malaysia...
Ganjang... Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!



Sumber :

ARTIKEL KEAMANAN KOMPUTER

Artikel Keamanan komputer ? mungkin ini adalah sesuatu yang sering dibahas dalam berbagai artikel tentang komputer di seluruh blog di internet. Saya sendiri sejak komputerku terhubung dengan internet belum sekalipun menghadapi masalah yang serius dengan namanya virus. Walaupun pernah sesekali dibuat pusing olehnya yah setidaknya sampai artikel keamanan komputer ini ditulis !!!

Menurut aku ada 6 hal yang mesti kita lakukan supaya komputer tecinta kita nggak terkena atau terjangkit sebuah virus. Otomatis jika kita bicara kemanan komputer maka kita berbicara bagaimana mencegah virus komputer. Sedangkan untuk urusan keamanan komputer dari aksi para maling itu diluar artikel ini ya :D Disini hanya mengkhususkan diri utuk virus internet.

Berikut 6 Tips artikel Keamanan Komputer menurut Bintang Taufik :


1. Gunakan AntiVirus

Tentu saja ini yang paling penting. Mau nggak mau anti virus seperti sebuah penjaga yang akan mencegah berbagai macam virus. Oh ya! Jika nggk punya duit jangan gunakan antivirus bajakan…gunakan antivirus gratis saja. Tidak kalah hebat kok dalam membasmi virus internet.


2. UPDATE!

Jangan lupa untuk selalu mengupdate apapun demi keamanan komputer. Bukan hanya anti virus saja yang diupdate. SEMUANYA! baik itu Operating Systemnya,Software yang terinstall maupun driver. Tidak ada perangkat lunak atau software yang sempurna..pasti ada sebuah celah keamanan. Jangan percaya programmer yang berkata “Software saya sepurna dalam keamanan komputer”


Untuk menutup lubang keamanan itu kita harus update dan update. Karena virus internet juga selalu update dan update.


3. Hati-hati saat browsing

Kebanyakan virus internet menyebar dari situs porno maupun warez (mp3 ilegal, software bajakan dsb). Jika tidak mau terkena virus ya jangan kesana. Ini cara terbaik dalam mencegah virus komputer.


Tapi saya tahu anda sudah kecanduan dengan situs semacam itu. Maka daripada itu jika ada peringatan dari browser anda, lebih baik acuhkan saja situs tersebut. Atau saat berkunjung ke website itu muncul kotak dialog yang isinya meminta untuk menginstall sesuatu..sudah acuhkan saja.


Berhati-hatilah biasanya situs semacam itu menggunakan permainan kata-kata seperti sedang memberikan hadiah kepada anda. Kenyataanya itu adalah sebuah virus internet yang dapat mengganggu keamanan komputer.


4. Selalu scan file yang di download

Apapun file yang anda download walaupun itu berasal dari website yang terpercaya seperti blog ini. Itu Harus tetap diSCAN pakai anti virus. Contohnya setelah anda mendownload ebook gratis, apa anda yakin ebook itu bebas kuman eh maksudnya bebas virus. Atau saat mendapatkan script gratis..apa benar script itu benar-benar aman. Mencegah itu selalu lebih baik daripada mengobati


5. Hati-hati email

Salah satu penyebaran virus internet adalah melalui email. Apalagi jika mendapat email yang berisi file seperti EXE, VBS, BAT. Ditambah itu dikirim oleh orang asing…bisa-bisa virus internet itu mematikan komputer lalu reboot dan muncul pesan “Selamat Harddisk anda kapasitasnya bertambah ” Gimana nggak bertambah, lha wong semua file dihapus.


6. Baca terus Artikel keamanan komputer

Perkembangan sebuah komputer itu berjalan seperti halnya seekor panther …cepat sekali. Mungkin artikel kemanan komputer yang anda baca 1 bulan yang lalu sudah usang termakan zaman. Jadi terus-teruslah membaca berbagai artikel komputer yang bagus seperti di blog ini :D


Manfaat komputer itu memang banyak sekali. Tapi disaat bersamaan juga muncul hal-hal yang merepotkan supaya keamanan komputer itu terjaga.


Sumber :

Taufik, Bintang. 2009. Artikel Keamanan Komputer. [online]. Tersedia : http://blogbintang.com/artikel-keamanan-komputer. [April 2009].

Senin, 16 Mei 2011

Resensi Novel

A Surprise Christmas Proposal - Lamaran Kejutan Di Hari Natal


Sinopsis :

Karena terlambat tiba di rumah Gabriel York, calon atasannya, Sophie merasa sedikit bersalah. Tapi ia jadi kesal karena pintu tidak kunjung dibukakan, padahal ini bulan Desember dan udara di luar sangat dingin. Namun saat mengintip lewat lubang surat, Sophie melihat seorang pria terbaring pingsan di ujung tangga.

Jadi Sophie memanjat jendela, masuk ke rumah, lalu memberikan napas buatan atau lebih tepatnya, ciuman kehidupan - pada pria itu. Semua orang pasti akan melakukan hal yang sama dalam situasi tersebut, jadi tindakan itu bisa dibenarkan - meskipun akhirnya polisi datang karena mengira telah terjadi pencurian.

Dan Sophie jelas tidak bersalah saat berusaha merawat Gabriel York. Ia hanya ingin membantu, karena demam Gabriel begitu parah sampai-sampai pria itu menggigil hebat. Sophie hanya ingin melakukan terapi pemindahan panas!


Spesifikasi Buku
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Pengarang : Liz Fielding
Kelompok : Novel Harlequin Koleksi Istimewa
Bahasa : Indonesia
Cover : softcover

Kamis, 07 April 2011

TUGAS JARINGAN KOMPUTER PERHITUNGAN SUBNETTING

Mencari subnet untuk 5 Network dengan menggunakan kelas . Diketahui ada 5 network
2(n-2)=5
2n = 7
n=3 bit

NILAI SUBNET
sebelum kita mulai menghitung nilai subnet dari 5 network yang sudah diketahui nilai biner hostnya , adapun 4 ketentuan – ketentuan yang berlaku diantaranya :
untuk menghitung Jumlah Subnet rumusnya adalah :
1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet
mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A).karena
dalam hal ini pada class C host terakhir berjumlah 3 bit maka Jumlah Subnetnya
adalah 2^3 = 8 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu
banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah
2^5– 2 = 30 host

3. Blok Subnet = 256 – 224 = 32 blok
(224 di dapat dari nilai biner 1 pada oktet terakhir subnet mask). jadi Subnet
berikutnya adalah :
32+32 = 64
64+32 = 96
96+32 = 128
128+ 32 = 160
160+32 = 192
192+32 = 224
Jadi subnet lengkapnya adalah 0,32, 64, 96,128,160,192,224.(perhitungan blok
subnet berhenti sampai nilai 224 , hal ini dikarenakan nilai yang dicari sudah
terpenuhi dalam artian , nilai sudah sesuai dengan nilai oktet terakhir pada
subnet mask) . lalu kemudian bagaimana dengan alamat Host dan Broadcast dari
networknya.

4. untuk alamat Host dan Broadcast kita dapat langsung mencarinya dengan mudah.
dengan catatan nilai dari subnet masknya sudah diketahui.sehingga mudah bagi kita
untuk menentukan Host dan Broadcastnya , adapun ketentuan untuk mencari nilai
Host dan Broadcast adalah sbb:
- Host Pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan
- Broadcast (Batas akhir dari suatu subnet Id) adalah 1 angka sebelum subnet
berikutnya, lalu yang terakhir
adalah nilai dari Host Terakhir, untuk Host Terakhir adalah 1 angka
sebelum Broadcast.

HASIL
setelah keempat tahap ketentuan diatas telah selesai maka akan di dapat hasil sebagai berikut . jadi Subnet untuk 5 Network dengan menggunakan perhitungan Class C akan di dapat 30 Host per subnet,dengan subnet – subnet sebagai berikut :

- Subnet 1 : 0
dengan IP : 192.168.1.0 (00000000.00000000.00000000.00000000)
- Subnet 2 : 32
dengan IP : 192.168.1.32 (0000000.00000000.00000000.00100000)
- Subnet 3 : 64
dengan IP : 192.168.1.64 (0000000.00000000.00000000.01000000)
- Subnet 4 : 96
dengan IP : 192.168.1.96 (0000000.00000000.00000000.01100000)
- Subnet 5 : 128
dengan IP : 192.168.1.128 (000000.00000000.00000000.10000000)
- Subnet 6 : 160
dengan IP : 192.168.1.160 (000000.00000000.00000000.10100000)
- Subnet 7 : 192
dengan IP : 192.168.1.192 (000000.00000000.00000000.11000000)
- Subnet 8 : 224
dengan IP : 192.168.1.224 (00000000.00000000.00000000.11100000)
© 2009 - Manu Blog | Free Blogger Template designed by Choen

Home | Top